Ada masanya aku sangat membenci malam.
Ya, sejak mimpi buruk pertama itu, suara2 dan intuisi yg entah datang dari mana, sering muncul saat malam tiba.
Ya kalau siang terkadang ada juga, tapi kalau malam, suara2 "aneh" itu mulai sering datang. Malam ku selama bertahun2 sangat menakutkan. Bagian yg paling menyedihkan adalah, aku harus menghadapinya sendirian.
Kadang pintu jendelaku dinketuk2 saat tengah malam. Kadang ada "mahluk" yg datang ke kamarku. Kadang mereka datang lewat mimpi. Kadang tiba2 mereka lewat di sebelahku.
Dan setiap aku bercerita kepada ibu ku, hhhhhh.. entahlah, mungkin dia juga tidak tahu harus bagaimana, atau mungkin juga tidak peduli dengan yg aku alami.
Akhirnya lambat laun, aku beradaptasi dengan rasa takutku. Kalau ornag bilang "kamu enak, sudah peka sejak kecil, jadi sekarang uda gak takut lagi" heyyyyy... kamu... kamu gak tau aja gimana malam2 ku berlalu saat itu. Kamu gak tau aja aku seringkali mendengarkan radio yg uda ga ada siaranya agar suara2 itu tidak terlalu mengganggu. Bertahun2 aku tenggelam dalam rasa takut, sendirian. Aku yg masi sekecil itu, harus menghadapi ketakutan sebesar itu, sendirian.

